Friday, 29 January 2016

Diculik Makhluk Halus Wewe Gombel


Para pencinta cerita misteri perkenalkan nama saya, sarip,pangilan akrab saya arip. Kali ini
saya akan berbagi kisah nyata misteri, yang mana kisah nyata ini diceritakan oleh kakek saya kepada saya, ketika saya masih duduk dibangku kelas 6 SD.

Dulu kakek punya anak laki-laki pertama dari 7 bersaudara, namanya arman. Ketika arman berusia 9 tahun, waktu itu arman sedang bermain sama teman-teman seusianya. Namun tidak seperti biasanya sudah hampir menjelang magrib dadan belum pulang juga. Sontak kakek pun jadi cemas dan khawatir.

Segera saja kakek mencari arman dan menanyakan ke teman-teman nya, tapi kata teman-teman nya,arman sudah pulang kerumah. Nenek pun bertambah bingung kemana arman perginya, pada waktu itu kakek tingal di pedesaan dimana penduduknya masih belum padat dan cenderung tempatnya

masih banyak pepohonan besar yang terbilang cukup angker. Sampai larut malam pun arman belum juga ditemukan.Tak henti-hentinya kakek terus menangis, pada waktu itu kakek saya sama Pak RT dan warga setempat terus melakukan pencarian. Singkat cerita pencarian sudah hampir 1 minggu tapi arman belum juga ketemu.

Akhirnya salah satu warga mengusulkan kepada kakek saya untuk menemui
sesepuh adat setempat yang dikenal kata orang mempunyai ilmu silat dan ilmu kebatinan, singkat cerita,kakek pun datang menemui sesepuh adat dan menjelaskan apa yang terjadi.
Alangkah kagetnya kakek, kata sesepuh adat. arman hilang dibawa wewe Gombel dan kata sesepuh adat tunggu saja sampai beberapa hari ke depan, arman akan pulang kembali ke rumah. Setelah hampir 2 mingu menghilang akhirnya arman kembali kerumah.

Paginya kakek menemukan arman dalam keadaan tertidur diluar, didalam sebuah kurungan yang besar tempat ayam jantan atau ayam pelung berjemur, setelah bangun arman bercerita bahwa dia dibawa jalan-jalan sama makhluk yang menyeramkan. Setelah itu semingu kemudian arman jatuh sakit dan akhirnya meningal dunia. kakek sangat terpukul sekali, tapi kakek juga berusaha untuk tetap tegar.

No comments:

Post a Comment